Knowledge Base Web Hosting

A. Hosting

Apa itu Web hosting ?

Web Hosting adalah suatu space atau tempat di internet yang kita gunakan untuk menyimpan data-data situs kita. Entah itu situs perusahaan, situs pribadi, situs blog, dan lain sebagainya. Dalam kata lain Hosting adalah space dalam server komputer yang di gunakan sebagai penempatan data dan file yang ada baik itu berupa web, file, email, video, music dan lain sebagainya.

B. Reseller Hosting

Apa itu reseller hosting ?

Pada paket reseller hosting ini, Anda bisa menjual dan mendistribusikan secara langsung Paket Web Hosting dan Domain. Pelanggan dibawah anda tidak akan tahu bahwa anda menggunakan/menjual paket hosting dari UPLine Anda, hal ini bisa meningkatkan kepercayaan pelanggan anda terhadap produk hosting yang anda tawarkan. Metode pendistribusian Web Hosting, anda cukup memesan Paket Reseller lalu anda bisa menjual kembali Space kepada pelanggan anda. Nantinya Anda akan mendapat 2 Control panel yaitu WHM dan cPanel. WHM adalah Control Panel untuk mengurus seluruh Account Web Hosting pelanggan anda dan anda juga bisa menentukan paket sendiri yang nantinya bisa dijual kepada pelanggan anda. cPanel adalah Control Panel untuk mengurus Account Web Hosting, Jadi keuntungan mengambil Paket Reseller adalah seluruh pelanggan anda akan mendapat cPanel sendiri dan mereka bisa mengurus account web hosting secara individual tanpa dibantu oleh anda.

Pertimbangan Untuk Menjadi Reseller Hosting

1. Hemat Dana Awal
Anda tidak diharuskan memiliki sendiri semua peralatan/aplikasi pendukung yang dibutuhkan untuk menjadi penyedia hosting handal, yaitu server dan beberapa platform untuk pemasaran. Anda tinggal mendaftar menjadi member di salah satu perusahaan penyedia hosting, membayar paket reseller hosting dengan harga sesuai paket yang anda ambil dan kemudian anda bisa memasarkan paket hosting dengan harga sesuai dengan yang telah anda tentukan. Margin penjualan tersebut menjadi penghasilan Anda.

2. Pertimbangan Basic Skill Managed Server
Untuk awal-awal Anda tidak perlu mempelajari bahasa pemrograman tingkat tinggi, cukup pelajari hal-hal yang berhubungan dengan hosting dan domain dasar seperti misalnya apa itu web hosting dan bagaimana cara menggunakannya, apa itu domain dan bagaimana cara menggunakannya, apa-apa saja permasalahan yang sering terjadi dan beberapa istilah penting lainnya. Hal-hal tekhnis akan ditangani oleh pihak penyedia paket reseller hosting. Demikian juga yang terjadi jika ada komplain dari pelanggan, sebagai reseller kita terima keluhan pelanggan di bawah kita, jika kita bisa hendle kita coba bantu namun jika sudah diluar level akses kita maka selanjutnya kita teruskan ke upline untuk dibantu . Dan sambil berjalan kita belajar2 dari UPline

3. Fokus Pada Bisnis Kita
Nah dengan 2 point di atas maka kita bisa lebih berfokus pada bisnis yang kita jalankan seperti pemasaran dan lain-lain. Dan jika usaha kita sudah berjalan dan mulai banyak pelanggan baru kita bisa mulai pikirkan penggunaan server sendiri untuk kebutuhan pelanggan yang lebih banyak.

C. VPS

1. Apa itu VPS ?
VPS adalah singkatan dari virtual private server. Sepertinamanya, bukan "real", tapi berfungsi layaknya satu unit server biasa. Sebenarnya VPS merupakan server-dalam-server. Sebuah server normal bisa dibagi-bagi menjadi beberapa virtual-server, dengan masing2 memiliki OS-nya, jumlah memory, batas pemakaian resources processor, dll (layaknya server normal dengan batasan pemakaian resorces).

2. Keuntungan Penggunaan VPS ?
Keuntungan VPS, biayanya lebih murah dibanding server fisik pada umumnya, tapi memakai hardware yang berspesifikasi tinggi. Control sendiri hingga ke semua hal/setting dalam server virtual tersebut.

3. Apa maksud Equal Share processor, burstable memory dan dedicated ip ?
Equal share processor adalah pemakaian unit processor tidak dibatasi, boleh pakai semua kemampuan prosesor yang tersedia. Burstable Memory adalah VPS selalu dijual dengan batas memory (RAM) tertentu. Memory terpasang dalam server sebenarnya, boleh dipakai juga, bila tidak terpakai oleh VPS lain dalam server yg sama. Dedicated IP adalah IP yang tidak di-shared dengan website lain. Dedicated IP hanya disewakan pada kita jadi hanya kita saja yang menggunakannya.

4. Apakah untuk menggunakan VPS membutuhkan keahlian khusus?
Untuk dapat mengelola/menggunakan VPS dengan baik, sedikitnya diperlukan pengetahuan menangani OS sesuai yang digunakan, instalasi aplikasinya di dalamnya, dan pengetahuan dasar tentang server dan networking.

5. Berapa Harga minimal untuk vps?
Untuk Harga/biaya sewa VPS, itu tergantung jumlah resources (CPU unit, RAM, bandwidth, diskspace). Untuk yang bisa diandalkan biasanya sekitar antara 15$-$20/bulan, dan untuk cpanel serta lainnya, perlu biaya tambahan tergantung kebutuhan anda.

6. Apa itu VPS Unmanaged?
VPS (Virtual Private Server) Unmanaged adalah client/pengguna VPS tersebut diharuskan dapat mengerti proses installisasi, konfigurasi, serta maintenance pada vpsnya sendiri. Provider hanya memonitoring pada node utama serta pada kestabilan jaringan. Jika Anda mengalami kendala pada server, disarankan lebih baik Anda tanyakan ke komunitas seperti forum-forum dan atau searching di google.

7. Apa itu VPS Managed?
VPS (Virtual Private Server)Managed Server atau remote sysadmin, semua hal yang berkaitan dengan installisasi, konfigurasi, security, optimisasi, dan maintenance (perawatan) server secara berkala dilakukan oleh staff dari Provider. Sehingga Anda lebih berfokus dalam pengembangan aplikasi dan atau managed web anda karena Provider/hoster tidak membantu sampai aplikasi/web system dan provider/hoster dapat mengkonfigurasi server sesuai requirement (kebutuhan) yang Anda inginkan. Namun walaupun demikian tetap sangat disarankan anda memilikan basic pengetahuan tentang managed server sesuai OS yang digunakan dan juga pengetahuan dasar jaringan untuk lebih membantu anda dalam menggunakannya. Oleh sebab ini biaya VPS Managed lebih mahal dibanding biaya VPS Unmanaged pada umumnya. Tapi pada dasarnya yang sering ditemukan dipasaran VPS Managed ini ada dua type yaitu semi-managed dan full managed, jadi disarankan sebelum berlangganan dipastikan dan ditanyakan terlebih dahulu ke hoster/provider terkait

D. Dedicated Server

Dedicated server dapat diartikan sebagai server yang disewa secara terpisah dan berdiri sendiri. Layanan dedicated server memungkinkan untuk menjalankan aplikasi berat dengan beban kerja tinggi yang tidak dapat dioperasikan pada shared hosting maupun VPS. Biasanya penyedia dedicated server menyediakan satu set web server fisik secara lengkap beserta sistem operasinya. Agar dapat masuk ke web servernya Anda akan memperoleh root akses sehingga Anda sendiri dapat melakukan maintenance server melalui akses yang telah tersedia. Dengan dedicated server pula, Anda mempunyai kontrol penuh terhadap server Anda. Anda bebas mengkonfigurasi server sesuai dengan spesifikasi kebutuhan Anda. Kondisi ini tentunya berbeda dengan layanan shared hosting dimana Anda tidak mempunyai kontrol penuh terhadap server. Anda terbatas hanya dapat mengkonfigurasi website Anda pada menu cPanel saja. Layanan dedicated server direkomendasikan khusus untuk mereka yang membutuhkan layanan komputasi tinggi dengan kontrol akses secara penuh. Namun untuk mengoperasikan dedicated server membutuhkan orang yang telah berpengalaman dalam mengelola server jaringan internet. Selain itu biaya sewa bulanan yang mahal juga membuat layanan dedicated server ini agak sedikit diminati pengguna internet.

E. Co-location Server

Co-location Server adalah server yang dititipkan disuatu tempat dimana penyewa tempat tersebut membutuhkan keamanan, kestabilan arus listrik, dan juga kestabilan akses internet. Server tersebut bisa dipergunakan untuk apa saja sesuai dengan kebutuhan dari penyewa tempat tersebut.

F. Domain

Apa itu Domain ?

Domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di internet. Domain memberikan kemudahkan pengguna di internet untuk melakukan akses ke server dan mengingat server yang dikunjungi dibandingan harus mengenal deretan nomor atau yang dikenal dengan IP Address(contoh 203.127.214.192).

12 Tips Cepat untuk Memilih dan meregister Nama Domain

1. Keep it short (Buatlah nama domain yang mudah diingat dan diucapkan)

Meskipun Anda sekarang dapat mendaftarkan nama sampai dengan 63 karakter , Anda harus ingat bahwa orang harus mampu untuk mengingatnya , dan mudah mengetik ke dalam browser mereka . Cobalah untuk mendaftarkan nama terpendek bahwa pelanggan Anda dan pengunjung akan mengasosiasikan dengan Website Anda . Aturan umum praktis adalah , tetap di bawah sepuluh karakter jika memungkinkan . ( Tidak termasuk akhiran . )
2 . Dot What?

Ada banyak ekstensi yang tersedia sekarang. Untuk bisnis , direkomendasikan akhiran com. Ini adalah ekstensi pertama yang kebanyakan orang mencoba ketika mencari Website . Juga, karena itu adalah salah satu ekstensi tertua.
3 . Hindari membuat nama domain yang mirip dengan nama perusahaan besar seperti Sony, Microsoft, Google, facebook, dll. Supaya situs Anda tetap aman dari ancaman penyalahgunaan hak paten.

4 . Daftarkan Domain Anda SEKARANG

Anda harus mendaftar segera kecuali Anda ingin terjebak dengan " the-domain-name-that-no-one-wanted.net " . Anda tidak harus memiliki webmaster/web yg sdh ready atau menunggu , Anda hanya mendaftar domain yg anda inginkan sebelum Anda kehilangan kesempatan untuk mendapatkan domain tersebut.
5 . Satu Tidak Mungkin Cukup

Kadang-kadang , itu bukan ide yang buruk untuk mendaftarkan beberapa nama domain yang mirip . Jika Anda memiliki " mydomain.com " , daftar juga " mydomain.net " dan atau �mydomain.org� sehingga tidak ada orang lain mengambilnya . Anda dapat mendaftarkan nama perusahaan lengkap Anda dan lebih pendek , lebih mudah untuk mengingatnya.
6 . Jenis karakter

Hanya pengingat . Nama domain hanya dapat menggunakan huruf, angka , dan tanda hubung . Spasi dan simbol tidak diperbolehkan . Selain itu, nama domain tidak case sensitif , mydomain.com sama dengan myDoMAin.com
7 . Nama domain yang Anda buat harus mengandung kata kunci brand Anda (produk, instansi, organisasi, dll).

8 . Sesuaikan ekstension domain Anda dengan tujuan situs Anda.

9. Pastikan nama domain yang Anda pilih masih tersedia.

10. Pastikan anda mempunyai dan mendapatkan hak akses ke Domain Panel manager anda

Karena itu adalah hak anda selama masa domain tersebut teregister atas nama anda untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari dan juga agar anda bebas menggunakannya.
11. Cheap Domain?

Jangan pernah tergiur dengan domain yang biaya registernya murah dan berada di bawah harga normal (kecuali jika masa diskon atau ada ketentuan tertentu dari hosternya).
Ini tujuannya untuk mencegah hal-hal yang tidak diingankan seperti yang sudah pernah terjadi yaitu penipuan. Reseller dapat menjual murah ke pelanggan karena dia mendapatkanya dengan cara tidak baik dan ketika hal itu diketahui oleh registart maka account tersebut akan dihapus atau dilock. Jadi, berhati-hatilah memilih hoster untuk mendaftarkan domain dan jangan mudah percaya dengan rayuan harga murah.
12. Domain name?
Jika anda mendaftarkan nama domain perhatikan juga penulisannya, contoh :
rumahmakan.com akan lebih baik dibandingkan dengan rumah-makan.com
disarankan hindari penggunaan angka
contoh : rumahmakan.com akan lebih baik dari rumahmakan123.com
Dan ingat , jika Anda berpikir bahwa jika Anda telah menemukan nama domain yang tepat , tetapi Anda tidak yakin... mendaftarlah sebelum orang lain melakukannya ! Karena di Dunia ini sangat banyak yang membutuhkan nama domain dan saling berebut.

G. Milik Siapakah Domain itu?

Jika Dibenak Kita Muncul Satu Pertanyaan, Milik Siapakah Domain itu?

Baik, Berikut ini akan kita coba Refresh pemikiran kita secara Umum perihal kepemilikan Ektensi Domain

Pada kesempatan kali ini kita akan mencoba bercerita mengenai "Siapa sich yang punya Domain" Nah semua kita di sini pasti sudah pada tahu donk apa itu domain dan saya yakin juga pasti sudah pada punya domain masing-masing, Nah kita-kita yang memiliki domain itu sebelum jadi atas nama kita sebuah domain pastinya kita register terlebih dahulu kan dengan syarat input data identitas dan bayar sejumlah uang dengan masa waktu tertentu, nah jika sudah habis masa berlakunya maka kita wajib memperpanjang dengan membayar uang perpanjangan jika kita masih menginginkan menggunakannya, Nah jika teman2 ada yang penasaran atau pernah bertanya2 sebenarnya ekstensi domain itu sebenarnya milik siapa sich dan kenapa kita harus membayarnya dan siapa yang membuatnya? bisa ga sich kita buat sendiri saja kan lebih keren hehehehe? Lalu jika sudah ada yang menggunakan satu domain kenapa orang lain ga bisa menggunakannya lagi siapa sich yang mengunci/yg managednya ? hehehhehe sebenarnya sich itu hanya sebuah pertanyaan lucu2 saja, yuuu monggo kita bahas bareng2
1. Struktur administratif Domain :

Nah pertama kita cari tahu dulu struknya dari yang tinggi sampai ke kita sebagai pengguna : ICANN---->>Registry----->>Registrars---->>Reseller----->>End User (pendaftar/pengguna domain)


Jadi dengan alur di atas kita bisa menganggap bahwa :
Sebenarnya domain itu bukan milik kita, kita hanya menyewa dari orang yang memiliki kapabilitas dan teknologi mengenai system domain degan membayar biaya sewa ke domain provider. Nah agar mudah managednya bahwa itu kita yang sewa/yang punya hak makanya kita diwajibkan input data identitas ketika kita ingin memilikinya/registrasi, jadi yg mempunyai hak tertinggi di sini adalah ICANN (bukan si Ican yach hehehhehe)
2. Kita bisa ga sich buatnya ?

Jika hanya membuat domain yang levelnya hanya bisa diakses dijaringan kita sebenarnya bisa, namun jika sudah level jaringan dunia kita belum mempunyai Pengetahuan dan teknologi untuk membuat nama domain seperti yang dibuat oleh organisasi yang tinggi dari alur di atas, Nah oleh sebab itu kita membayarnya karena providing nama domain merupakan bentuk usaha yang profitable,
3. Lalu kenapa domain yang kita punya orang lain ga bisa menggunakannya ?

Ini karena domain ini bersifat unik sama seperti nomor telpon/atau mac address/atau alamat IP public, Bayangkan jika ada dua org berbeda mempunya nomor yg sama hehehehe pasti ketika kita mau nelpon telpon kita pasti bingung mau nelpon yang mana satu, oleh sebab itu unik satu domain hanya bisa dimiliki oleh satu pemilik,

H. Bagaimana cara Untuk Transfer Domain ?

Sebelum kita melakukan transfer domain ada beberapa hal yang perlu kita pastikan yaitu :

1. Domain belum expired dalam waktu 7 hari
2. Status Domain harus whois harus OK dalam arti unlock domain
3. Bisa mendapatkan EPP key / Domain secret code
4. Punya akses ke email pemilik domain awal untuk dapat melakukan Approval transfer melalui Admin Email.
Jika 4 point di atas sudah dipastikan, silahkan cari tempat/hoster yang dituju kemudian pilih dan click bagian "transfer domain" dan kemudian ikuti step by step selanjutnya sesuai yang diarahkan pada proses transfer domain tersebut. Untuk lamanya yang dibutuhkan untuk transfer kepemilikan domain ini membutuhkan waktu sekitar 7 hari kerja maksimal.

 

 

Copyright Albenet Hosting Sunday 22-Oct-2017 All rights reserved.