Cara Managed VPS Non-Panel Dengan Nginx Webserver

Pada tutorial kali ini kita akan coba bahas tentang managed VPS Non Panel dengan menggunakan OS Centos 6.7, Nginx Web Server, PHP-FPM, MariaDB dan DNS Server dengan BIND:
Sedikit info sebelumnya, Untuk cara managed VPS Non Panel menggunakan apache bisa merujuk ke link ini dan untuk cara managed VPS Non Panel menggunakan httpd 2.4 bisa merujuk ke link ini
A. Install nginx sebagai webserver dan dengan PHP-FPM
Nginx adalah sebuah webserver opensource yang ringan, kuat dan high performance webserver dan untuk info lebih bisa merujuk ke link berikut ini http://wiki.nginx.org
PHP-FPM adalah singkatan dari FastCGI Process Manager. Ini merupakan implementasi PHP FastCGI alternatif dengan beberapa fitur tambahan yang berguna untuk website yang berload tinggi. Untuk informasi lebih lanjut bisa berkunjung ke http://php-fpm.org/. Untuk PHP tentunya kita semua sudah apda tahu, PHP adalah bahasa pemograman script server-side yang didesain untuk pengembangan web.
B. Install MariaDB sebagai database server,
MariaDB ini adalah pengembangan dari MySQL dengan penambahan fitur dan peforma yang lebih baik, untuk info lebih lanjut bisa berkunjung di https://mariadb.com/kb/en/mariadb/mariadb-vs-mysql-features/
C. DNS Server Dengan menggunakan BIND. Bind adalah aplikasi DNS server yang sangat banyak penggunanya dengan fitur yang lumayan banyak.

Persiapan (Optional):
Kita buat user baru (nama dan password sesuaikan dengan kondisi masing-masing di sini saya menggunakan user albenet sebagai contoh)
[root@dummy ~]# useradd albenet
[root@dummy ~]# passwd albenet
Kemudian silahkan edit file /etc/sudoers dan tambahkan akses sudo untuk user tersbeut
[root@dummy ~]# nano /etc/sudoers
Tambahkan baris berikut
--------------------------------------
## Allow root to run any commands anywhere
albenet ALL=(ALL) ALL
--------------------------------------
Kemudian save,
Setelah itu kita disabled user root untuk remote login dari SSH dan change port default SSH dengan cara edit file /etc/ssh/sshd_config dan sesuaikan seperti berikut ini
[albenet@dummy root]$ sudo nano /etc/ssh/sshd_config
Baris #Port 22 rubah menjadi Port 8016
Kemudian baris #PermitRootLogin yes rubah menjadi PermitRootLogin no
Selanjutnya cari baris #UseDNS yes dan rubah menjadi UseDNS no
Kemudian tambahkan baris berikut ini : AllowUsers albenet
Selanjutnya save dan restart service SSHnya
[albenet@dummy root]$ sudo /etc/init.d/sshd restart

Baik, kita mulai saja untuk step by step menginstall paket dan repositori pendukung :
Pertama silahkan akses server anda melalui aplikasi putty dengan menggunakan IP dan Port yang baru kita ganti tadi dengan menggunakan user yang baru kita buat tadi juga.
Dan karena user yang kita gunakan adalah user biasa maka setiap sebelum perintahnya kita menambahkan sudo

1. Langkah awal kita install Remi Repository untuk centos 6.X

[albenet@dummy ~]$ sudo yum update && sudo yum install epel-release
[albenet@dummy ~]$ sudo rpm -Uvh http://rpms.famillecollet.com/enterprise/remi-release-6.rpm

2. Selanjutnya kita masuk ke step Install Nginx dan MariaDB Repositories

Pertama edit file /etc/yum.repos.d/nginx.repo
[albenet@dummy ~]$ sudo nano /etc/yum.repos.d/nginx.repo
Kemudian isikan baris berikut ini :
=====================================================
[nginx]
name=nginx repo
baseurl=http://nginx.org/packages/centos/$releasever/$basearch/
gpgcheck=0
enabled=1
=====================================================
Kemudian MariaDB repository dengan membuat file /etc/yum.repos.d/mariadb.repo kemudian isikan baris berikut ini :
[albenet@dummy ~]$ sudo nano /etc/yum.repos.d/mariadb.repo
=====================================================
[mariadb]
name = MariaDB
baseurl = http://yum.mariadb.org/10.1/centos6-amd64
gpgkey=https://yum.mariadb.org/RPM-GPG-KEY-MariaDB
gpgcheck=1
=====================================================
kemudian save

3. Selanjutnya kita meng-Enable Remi Repository dengan cara sebagai berikut :

Secara default Remi repositori akan menginstall PHP versi5.4, jika Anda ingin menginstal PHP 5.5 atau 5.6, Anda harus mengaktifkan dengan menambahkan baris berikut ini:
Silahkan edit file /etc/yum.repos.d/remi.repo dan sesuaikan dengan baris-baris berikut ini :
[albenet@dummy ~]$ sudo nano /etc/yum.repos.d/remi.repo
==================================start Untuk PHP 5.5===========================
[remi-php55]
name=Remi's PHP 5.5 RPM repository for Enterprise Linux 6 - $basearch
#baseurl=http://rpms.remirepo.net/enterprise/6/php55/$basearch/
mirrorlist=http://rpms.remirepo.net/enterprise/6/php55/mirror
# NOTICE: common dependencies are in "remi-safe"
enabled=0
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-remi
======================================End Untuk PHP 5.5============================
======================================start Untuk PHP 5.6==========================
[remi-php56]
name=Remi's PHP 5.6 RPM repository for Enterprise Linux 6 - $basearch
#baseurl=http://rpms.remirepo.net/enterprise/6/php56/$basearch/
mirrorlist=http://rpms.remirepo.net/enterprise/6/php56/mirror
# NOTICE: common dependencies are in "remi-safe"
enabled=1
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-remi
=========================================End Untuk PHP 5.6============================

4. Step selanjutnya yaitu Meng-Install Ngnix, MariaDB, PHP & PHP-FPM

Setelah step-step di atas selesai kita lakukan tanpa mengalami error selanjutnya kita mulai untuk install Ngnix, MariaDB, PHP & PHP-FPM dengan cara sebagai berikut ini :
[albenet@dummy ~]$ sudo yum --enablerepo=remi install nginx MariaDB-client MariaDB-server
Kemudian kita install PHP Modules yang akan dibutuhkan dengan cara sebagai berikut ini :
[albenet@dummy ~]$ sudo yum --enablerepo=remi install php-fpm php-cli php-mysql php-gd php-imap php-ldap php-odbc php-pear php-xml php-xmlrpc php-magickwand php-magpierss php-mbstring php-mcrypt php-mssql php-shout php-snmp php-soap php-tidy php-curl
Note : Jika ada muncul error seperti ini ketik yum install :
[albenet@dummy ~]$ sudo yum install blablablabla
Loaded plugins: fastestmirror
Setting up Install Process
Determining fastest mirrors
Illegal instruction
Bisa ditambahkan  NSS_DISABLE_HW_GCM=1 sebelum perintah yum
[albenet@dummy ~]$ sudo NSS_DISABLE_HW_GCM=1 yum install blablablabla
Kemudian pastikan service httpd sudah tidak aktif karena secara default httpd dan nginx sama-sama berjalan di port 80 jadi agar tidak bentrok kita disabled dan stop service httpdnya
[albenet@dummy ~]$ sudo chkconfig --level 345 httpd off
[albenet@dummy ~]$ sudo /etc/init.d/httpd stop
Selanjutnya kita Start service Nginx, MariaDB dan PHP-FPM dengan cara sebagai berikut ini :
[albenet@dummy ~]$ sudo chkconfig --level 345 mysql on
[albenet@dummy ~]$ sudo chkconfig --level 345 php-fpm on
[albenet@dummy ~]$ sudo chkconfig --level 345 nginx on
[albenet@dummy ~]$ sudo /etc/init.d/nginx start
Starting nginx: [ OK ]
[albenet@dummy ~]$ sudo /etc/init.d/mysql start
Starting MySQL. [ OK ]
[albenet@dummy ~]$ sudo /etc/init.d/php-fpm start
Starting php-fpm: [ OK ]
[albenet@dummy ~]$ sudo
Selanjutnya set password untuk MySQL
[albenet@dummy ~]$ sudo /usr/bin/mysql_secure_installation

5. Step selanjutnya yaitu Configure Nginx dan PHP-FPM

Pada step ini kita akan Configuring Nginx dan PHP-FPM agar bisa bekerja dengan baik. Di sini kita akan membuat direktori baru di folder /home/user-name untuk home atau root direktori html dari website kita
atau yang dikenal dengan VHOST atau server block jika di nginx, misalnya contoh untuk domain albenet.web.id
[albenet@dummy ~]$ sudo mkdir -p /home/albenet/public_html
[albenet@dummy ~]$ sudo mkdir /home/albenet/logs
[albenet@dummy ~]$ sudo chown -R albenet:albenet /home/albenet/public_html
[albenet@dummy ~]$ sudo mkdir /etc/nginx/sites-available
[albenet@dummy ~]$ sudo mkdir /etc/nginx/sites-enabled
Kemudian kita pastikan baris berikut ada di file /etc/nginx/nginx.conf, jika belum ada bisa kita tambahkan
[albenet@dummy ~]$ sudo nano /etc/nginx/nginx.conf
=====================================================
#user nginx;
user albenet;
worker_processes 1;

error_log /var/log/nginx/error.log warn;
pid /var/run/nginx.pid;

events {
          worker_connections 1024;
}

http {
       client_max_body_size 100m;
       include /etc/nginx/mime.types;
       default_type application/octet-stream;

log_format main '$remote_addr - $remote_user [$time_local] "$request" '
                         '$status $body_bytes_sent "$http_referer" '
                         '"$http_user_agent" "$http_x_forwarded_for"';

access_log /var/log/nginx/access.log main;

sendfile on;
#tcp_nopush on;
tcp_nodelay on;
keepalive_timeout 65;

client_body_timeout 60;
fastcgi_buffers 8 16k;
fastcgi_buffer_size 32k;
fastcgi_connect_timeout 300;
fastcgi_send_timeout 300;
fastcgi_read_timeout 300;

types_hash_max_size 2048;
#gzip on;
include /etc/nginx/sites-enabled/*;
#include /etc/nginx/conf.d/*.conf;
}
=====================================================
Selanjutnya kita membuat server block atau VHOST untuk domain albenet.web.id dan isikan baris berikut ini sebagai basic virtualhostnya
[albenet@dummy ~]$ sudo nano /etc/nginx/sites-available/albenet.web.id
=========================Start============================
server {
           listen 80;
           server_name albenet.web.id;
           return 301 http://www.albenet.web.id$request_uri;
}
server {
           listen 80 default_server;
           listen [::]:80 default_server ipv6only=on;
           root /home/albenet/public_html;
           index index.php index.html index.html;
           server_name www.albenet.web.id;
           access_log /home/albenet/logs/access.log;
           error_log /home/albenet/logs/error.log;
location / {
               try_files $uri $uri/ /index.php?$args;
              }

location ~ \.php$ {
                          fastcgi_split_path_info ^(.+\.php)(/.+)$;
                          fastcgi_param SCRIPT_FILENAME $document_root$fastcgi_script_name;
                          fastcgi_pass unix:/var/run/php-fpm/php-fpm.sock;
                          fastcgi_index index.php;
                          include fastcgi_params;
                          fastcgi_connect_timeout 300s;
                          fastcgi_send_timeout 300s;
                          fastcgi_read_timeout 300s;
                         }
}
=========================End============================
Kemudian simpan
Setelah itu :
[albenet@dummy ~]$ sudo touch /home/albenet/logs/access.log
[albenet@dummy ~]$ sudo touch /home/albenet/logs/error.log
Untuk aktifasi virtualhost, selanjutnya kita membuat symbolic link untuk mendefinisikan virtualhost albenet ke /etc/nginx/sites-enabled.
[albenet@dummy ~]$ sudo ln -s /etc/nginx/sites-available/albenet.web.id /etc/nginx/sites-enabled/albenet.web.id

Selanjutnya kita pastikan apakah ada error atau configurasi kita sudah benar,
[albenet@dummy ~]$ sudo nginx -t
nginx: the configuration file /etc/nginx/nginx.conf syntax is ok
nginx: configuration file /etc/nginx/nginx.conf test is successful
Jika tidak ada error seperti tampilan di atas, kita lanjut dengan merestart service nginx
[albenet@dummy ~]$ sudo /etc/init.d/nginx restart
Selanjutnya kita edit file /etc/php-fpm.d/www.conf kemudian edit user dan groupnya, defaultnya apache ganti ke albenet (sesuai dengan user yang telah kita add di awal tadi) serta sesuai kan beberapa nilai berikut ini :
[albenet@dummy ~]$ sudo nano /etc/php-fpm.d/www.conf
=========================
[albenet]
listen = /var/run/php-fpm/php-fpm.sock
listen.backlog = 65536
listen.allowed_clients = 127.0.0.1
listen.owner = albenet
listen.group = albenet
listen.mode = 0666
user = albenet
group = albenet
pm = ondemand
pm.max_children = 6
pm.start_servers = 4
pm.min_spare_servers = 2
pm.max_spare_servers = 4
pm.max_requests = 1000
pm.process_idle_timeout = 20s
request_terminate_timeout = 120s
request_slowlog_timeout = 30s
slowlog = /var/log/php-fpm/slow.log
rlimit_files = 1024
rlimit_core = 0
catch_workers_output = yes
security.limit_extensions = .php .php3 .php4 .php5

env[HOSTNAME] = $HOSTNAME
env[PATH] = /bin:/usr/bin:/sbin:/usr/sbin:/usr/local/bin:/sbin:/bin:/usr/sbin:/usr/bin
env[TMP] = /tmp
env[TMPDIR] = /tmp
env[TEMP] = /tmp
env[OSTYPE] = $OSTYPE
env[MACHTYPE] = $MACHTYPE
env[MALLOC_CHECK_] = 2

php_flag[zlib.output_compression] = off
php_admin_value[disable_functions] = exec,passthru,shell_exec,system,proc_open,popen,show_source,proc_close,proc_get-status,proc_nice,proc_terminat, suexec,pclose
php_flag[display_errors] = off
php_flag[file_uploads] = on
php_admin_value[upload_max_filesize] = 16M
php_flag[log_errors] = off
php_flag[output_buffering] = off
php_flag[register_argc_argv] = on
php_flag[mysql.allow_persistent] = off
php_admin_value[max_execution_time] = 120
php_admin_value[max_input_time] = 120
php_admin_value[memory_limit] = 256M
php_admin_value[post_max_size] = 32M
php_flag[allow_url_fopen] = on
php_flag[allow_url_include] = on
php_flag[cgi.force_redirect] = on
php_flag[enable_dl] = on
php_admin_value[max_input_vars] = 3000
php_admin_value[date.timezone] = "Asia/Jakarta"
=========================
Step selanjutnya edit file /etc/php.ini dan edit nilai cgi.fix_pathinfo menjadi cgi.fix_pathinfo = 0 dan juga date time zonenya
[albenet@dummy ~]$ sudo nano /etc/php.ini
cgi.fix_pathinfo=0
[Date]
date.timezone = "Asia/Jakarta"
Lalu save
Kemudian restart service nginx dan php-fpm
[albenet@dummy ~]$ sudo /etc/init.d/nginx restart
[albenet@dummy ~]$ sudo /etc/init.d/php-fpm restart

Jika tidak ada error maka sampai di sini kita sudah berhasil menginstall webserver dengan menggunakan nginx + MariaDB + PHP-FPM + PHP 5.6 di centos 6.X

6.Step selanjutnya yaitu mengarahkan A record Domain kita ke IP VPS webserver yang telah selesai kita configure :


6.A. Jika kita ingin menggunakan DNS Server pihak ketiga stepnya cukup mudah yaitu dengan cara :

------->>Pertama masuk ke panel domain manager anda kemudian created child nameserver, misalnya :
Host : ns1.albenet.web.id dan IP : 112.113.114.115
Host : ns1.albenet.web.id dan IP : 112.113.114.115
Note : IP 112.113.114.115 ini adalah IP DNS Server Pihak ketiga dan hanya IP contoh saja, jika ada kesamaan hanya kebetulan saja.
------->>Kemudian update Name Server Domain anda ke ns1.albenet.web.id dan ns2.albenet.web.id
------->>Kemudian masuk ke panel DNS Manager pihak ketiga dan buat A recordnya :
albenet.web.id A IP : 222.333.444.555
hostname.albenet.web.id A IP : 222.333.444.555
www.albenet.web.id CNAME : albenet.web.id
ns1.albenet.web.id A IP : 112.113.114.115
ns2.albenet.web.id A IP : 112.113.114.115
mail.albenet.web.id A IP : 222.333.444.555
*.albenet.web.id dan IP : 222.333.444.555
Note : *. di sini artinya adalah jika anda ingin membuat subdomain lainnya yang mengarah ke VPS anda jadi anda sesuaikan dengan nama subdomain tersebut, dan untuk IP 222.333.444.555 adalah IP dari VPS yang telah kita configure tadi.
Selanjutnya tunggu hingga refresh DNS atau masa propagasi agar domain anda update di semua DNS server sehingga domain anda bisa resolv atau mengarah ke IP VPS, paralel sambil menunggu bisa juga dicheck di intodns.com
Pada umumnya waktu yang dibutuhkan sekitaran ada yang di bawah 3 jam, ada yang di bawah 12 jam dan maksimal 2x24 jam harusnya domain kita sudah update di semua DNS server

6.B. Jika kita ingin menggunakan Internal DNS Server yaitu DNS server kita install di dalam VPS tersebut maka step=stepnya yaitu sebagai berikut ini:

DNS Server Dengan menggunakan BIND
Pertama kita install terlebih dahulu paket yang dibutuhkan untuk DNS Server
[albenet@dummy ~]$ sudo yum -y install bind bind-utils
[albenet@dummy ~]$ sudo nano /etc/named.conf
Kemudian edit file /etc/named.conf dan sesuaikan seperti berikut ini :
============================================================Start===========================================================
options {
listen-on port 53 { any; };
listen-on-v6 port 53 { ::1; };
directory "/var/named";
dump-file "/var/named/data/cache_dump.db";
statistics-file "/var/named/data/named_stats.txt";
memstatistics-file "/var/named/data/named_mem_stats.txt";
allow-query { any; };
recursion no;

dnssec-enable yes;
dnssec-validation yes;
dnssec-lookaside auto;

/* Path to ISC DLV key */
bindkeys-file "/etc/named.iscdlv.key";

managed-keys-directory "/var/named/dynamic";
};

logging {
channel default_debug {
file "data/named.run";
severity dynamic;
};
};

zone "." IN {
type hint;
file "named.ca";
};

zone "albenet.web.id" IN {
type master;
file "/var/named/albenet.web.id.zone";
};

zone "444.333.222.in-addr.arpa" IN {
type master;
file "/var/named/444.333.222.rev";
allow-update { none; };
};

include "/etc/named.rfc1912.zones";
include "/etc/named.root.key";
==========================================================End===============================================================
Kemudian edit file /var/named/albenet.web.id.zone dan sesuaikan dengan baris berikut ini :
[albenet@dummy ~]$ sudo nano /var/named/albenet.web.id.zone
================================================Start albenet.web.id.zone======================================================
; Zone file for albenet.web.id
$TTL 3600
@            86400            IN        SOA        ns1.albenet.web.id. webmaster.albenet.web.id. (
                1603120047 ; serial, todays date+todays
                86400 ; refresh, seconds
                7200 ; retry, seconds
                1209600 ; expire, seconds
                86400 ; minimum, seconds
)
albenet.web.id.            86400                IN            NS    ns1.albenet.web.id.
albenet.web.id.            86400                IN            NS    ns2.albenet.web.id.
albenet.web.id.                                      IN            A      222.333.444.555
ns1.albenet.web.id.                                IN            A      222.333.444.555
ns2.albenet.web.id.                                IN            A      222.333.444.555
hostname.albenet.web.id.                       IN            A      222.333.444.555
mail.albenet.web.id.                               IN            A      222.333.444.555
albenet.web.id.                                      IN            MX 0 mail.albenet.web.id.
_domainkey.albenet.web.id.                   IN            TXT "t=y; o=-; r=admin@albenet.web.id"
albenet.web.id.                                       IN            TXT "v=spf1 ip4:222.333.444.555 a mx ~all"
_dmarc.albenet.web.id.                          IN             TXT "v=DMARC1; p=none; pct=20; rua=mailto:admin@albenet.web.id"
www                                                     IN             CNAME albenet.web.id.
==================================================End albenet.web.id.zone=============================================
Selanjutnya buat file /var/named/444.333.222.rev dan sesuaikan dengan baris berikut ini :
[albenet@dummy ~]$ sudo nano /var/named/444.333.222.rev
=================================================Start 444.333.222.rev=================================================
$TTL 3600
@                IN        SOA        albenet.web.id. root.albenet.web.id. (
                                100 ; serial
                                1H ; refresh
                                1M ; retry
                                1W ; expiry
                                1D) ; minimum
@                 IN        NS                ns1.albenet.web.id.
@                 IN        NS                ns2.albenet.web.id.
1                   IN        PTR             hostname.albenet.web.id.
==================================================End 444.333.222.rev===================================================
Kemudian save
Setelah disave selanjutnya restart service Bind nya
[albenet@dummy ~]$ sudo service named restart
Agar auto ON ketika reboot
[albenet@dummy ~]$ sudo chkconfig named on
Kemudian test :
[albenet@dummy ~]$ sudo dig @8.8.8.8 albenet.web.id

; <<>> DiG 9.8.2rc1-RedHat-9.8.2-0.47.rc1.el6 <<>> @8.8.8.8 albenet.web.id
; (1 server found)
;; global options: +cmd
;; Got answer:
;; ->>HEADER<<- opcode: QUERY, status: NOERROR, id: 22280
;; flags: qr rd ra; QUERY: 1, ANSWER: 1, AUTHORITY: 0, ADDITIONAL: 0

;; QUESTION SECTION:
;albenet.web.id. IN A

;; ANSWER SECTION:
albenet.web.id. 3599 IN A 222.333.444.555

;; Query time: 30 msec
;; SERVER: 8.8.8.8#53(8.8.8.8)
;; WHEN: Fri Jun 10 16:01:04 2016
;; MSG SIZE rcvd: 48

[albenet@dummy ~]$

Selanjutnya kita coba test dengan membuat file php di /home/albenet/public_html/ misalnya dengan nama info.php
[albenet@dummy ~]$ sudo nano /home/albenet/public_html/info.php
Lalu isi dengan baris berikut:
=============================================================
<?php
echo "Hai ini Webserver saya dengan nginx+MariaDB+PHP-FPM+PHP 5.6";
phpinfo();
phpinfo(INFO_MODULES);

?>
=============================================================
Lalu coba test dari web browser dengan mengetik albenet.web.id/info.php jika tampilannya seperti berikut berarti kita sudah barhasi dan selanjutnya tinggal menginstall CMS/Wordpress saja lagi

7. Step Selanjuntya Install Wordpress

Step selanjutnya kita mencoba untuk install CMS Wordpress untuk kebutuhan website kita. Sebenarnya setelah kita berhasil configure webserver seperti di atas bukan hanya CMS Wordpress yang bisa kita install namun CMS yang lain juga bisa termasuk script2 web lainnya yang ingin kita gunakan, namun pada tutorial kali ini akan kita coba test menginstall wordpress karena kebetulan teman-teman banyak yang menggunakan CMS ini untuk kebutuhan blog/webnya. Dan pada tutorial kali ini kita akan mencoba untuk menggunakan aplikasi WinSCP sebagai alat untuk upload/download data dari PC ke VPS dan atau sebaliknya dari VPS ke PC yang kita gunakan,
a. Step awal jika belum mempunyai aplikasi WinSCP silahkan download dan install aplikasi tersebut di PC anda, namun jika sudah step ini bisa diskip
Link download untuk aplikasi WinSCP https://winscp.net/eng/docs/guide_install
b. Jika sudah selesai didownload dan diinstall selanjutnya jalankan aplikasi WinSCPnya, maka akan muncul tampilan sebagai berikut dan silahkan isi form yang dibutuhkan :

Dan jika setelah mengclick tombol login muncul seperti ini, silahkan pilih dan click tombol Yes

Maka akan muncul tampilan sebagai berikut :

c. Selanjutnya di sebelah kanan yang ada tulisan "/ <root>" silahkan ganti direktorinya ke /home/albenet/public_html yang mana direktori /home/albenet/public_html ini adalah root direktori html dari domain yang kita gunakan jadi semua data-data web kita simpan di direktori tersebut, seperti gambar berikut ini :

Kemudian setelah kita meng-click tombol OK maka akan muncul tampilan sebagai berikut ini :

Di situ terlihat bahwasanya ada satu file yang namanya info.php di direktori /home/albenet/public_html, ini adalah file test yang kita buat tadi jadi karena tidak pakai bisa dihapus saja atau dibiarkan saja juga tidak masalah.
d. Step selanjutnya install Wordpress
Untuk step selanjutnya kita akan menginstall wordpress, jika data wordpress belum ada silahkan download terlebih dahulu di link berikut ini : https://wordpress.org/latest.zip
Kemudian jika sudah selesai didownload selanjutnya silahkan extract dan upload ke VPS di direcktori /home/albenet/public_html menggunakan WinSCP yang telah kita jalankan sebelumnya dan tunggu hingga proses upload, lama cepat proses uploadnya ini tergantung jaringan yang anda gunakan dan juga jaringan dari VPS anda, kurang lebih tampilannya jika sudah selesai upload seperti berikut ini:

Proses upload sedang berlangsung:


Proses upload sudah selesai :


e. Create Database untuk Web
Jika upload data-data wordpress sudah selesai selanjutnya kita membuat database untuk kebutuhan website kita. Step-stepnya yaitu sebagai berikut ini :
Login ke MySQL Server
[albenet@dummy ~]$ sudo mysql -u root -ppassword-mysql
Kemudian buat user untuk databasenya:
MariaDB [(none)]> CREATE USER 'albenet'@'localhost' IDENTIFIED BY 'passworddatabase';
Query OK, 0 rows affected (0.00 sec)
MariaDB [(none)]>
Grant Permissions untuk MySQL User
MariaDB [(none)]> GRANT ALL PRIVILEGES ON * . * TO 'albenet'@'localhost';
Query OK, 0 rows affected (0.00 sec)
MariaDB [(none)]>
MariaDB [(none)]> FLUSH PRIVILEGES;
Query OK, 0 rows affected (0.00 sec)

MariaDB [(none)]>

Untuk melihat Grants MySQL User
MariaDB [(none)]> SHOW GRANTS FOR 'albenet'@'localhost';
+-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------+
| Grants for albenet@localhost |
+-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------+
| GRANT ALL PRIVILEGES ON *.* TO 'albenet'@'localhost' IDENTIFIED BY PASSWORD '*551F82F5D0256EFC43CCE64F0F7C175BDEB6B18E' |
+-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------+
1 row in set (0.00 sec)

MariaDB [(none)]>

Kemudian coba keluar dari Mysql yang login sebagai root tadi lalu login kembali menggunakan user yang baru kita buat  dan selanjutnya buat databasenya,
MariaDB [(none)]> quit
Bye
[albenet@dummy ~]$ sudo mysql -u albenet -ppassworddatabase
MariaDB [(none)]> create database myweb;
Query OK, 1 row affected (0.00 sec)

MariaDB [(none)]> use myweb;
Database changed
MariaDB [myweb]> quit
Bye
[albenet@dummy ~]$ sudo
[albenet@dummy ~]$ sudo find /home/albenet/public_html -type d -exec chmod 755 {} \;
[albenet@dummy ~]$ sudo find /home/albenet/public_html -type f -exec chmod 644 {} \;
f. Selanjutnya akses domain anda melalui web browser maka akan muncul tampilan sebagai berikut ini:

Kemudian pilih dan click tombol "Continue" maka akan muncul tampilan sebagai berikut dan silahkan isikan sesuai data anda :

Setelah diisi semua formnya selahkan pilih dan click tombol "Install WordPress"
Jika kita berhasil menginstallnya maka akan muncul tampilan sebagai berikut ini :

Itu adalah tampilan halaman administrator untuk website wordpress, untuk tampilan awal web nya yaitu sebagai berikut :

Untuk melihat akses logs dari web site kita bisa dengan :
[albenet@dummy ~]$ tail -f /home/albenet/logs/access.log
Dan untuk melihat error logs dari website kita bisa dengan :
[albenet@dummy ~]$ tail -f /home/albenet/logs/error.log

Step selanjutnya silahkan anda design web nya sesuai kebutuhan dan kembangin konfigurasi server anda.

 

Copyright Albenet Hosting Sunday 22-Oct-2017 All rights reserved.